Moonbows (Pelangi Bulan)

Setelah hujan kita sering sekali kan melihat pelangi??? tapi itu hanya terjadi pada siang atau sore hari… dan kalau pagi hari, jarang ada pelangi setelah hujan….. yang paling sering antara siang hari dan sore hari..

Kalian pernah nggak ngeliat Pelangi di malam hari??? seperti lagunya Vidi Aldiano,,,😀

Pelangi di malam hari atau sering di bilang Pelangi Bulan atau Moonbow ini jarang sekali muncul lho,,, dan mata kita biasanya agak sulit melihat perbedaan warna yang tampil pada Moonbow tersebut…

Nah, kali ini saya membahas mengenai Pelangi Bulan atau Moonbows…..

Pelangi bulan (moonbow) adalah salah satu fenomena alam yang langka dan sulit untuk ditemui. Moonbow lebih jarang terjadi dibandingkan dengan pelangi yang sering kita lihat terbentang dilangit pada siang hari, yang merupakan gejala optik berupa cahaya warna-warni. Moonbow terjadi saat malam hari, saat matahari telah terbenam dan bulan tampil untuk menggantikan tugas matahari.

Fenomena ini terjadi ketika bulan berada pada titik rendah. Bulan memang benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri, tapi bulan “meneruskan” cahaya dari matahari lho.. Jika pelangi siang hari terjadi karena pembiasan cahaya matahari, maka pelangi yang terjadi malam hari disebabkan oleh pembiasan cahaya bulan.

Beberapa tempat di dunia sering menampilkan moonbow, salah satunya adalah air terjun Victoria di perbatasan Zambia dan Zimbabwe. Selain itu, air terjun Cumberland, dekat Corbin, Kentucky di Amerika Serikat juga sering dilaporkan terlihat moonbow disana.

Moonbow akan terlihat  pada saat bulan purnama atau pada saat bulan hampir mencapai purnama, mata kita biasanya agak sulit melihat perbedaan warna yang tampil pada moonbow, tapi kamera dapat menangkap warna-warna yang tampil “dengan sempurna”. Mata kita biasanya hanya bisa menangkap warna putih, dimana warna putih merupakan gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda, yang terjadi pada cahaya matahari. Tapi, bila cahaya bulan sangat terang, pelangi merah biasanya dapat dilihat dengan mata telanjang. Moonbow biasanya terlihat berlawanan dengan posisi bulan dan terlihat “begitu sempurna” pada saat terjadi bulan purnama secara penuh.

Moonbow memang sangat jarang terjadi , perlu kondisi dan kriteria khusus yang menyebabkan kondisi ini akan terjadi, yaitu posisi bulan berada pada titik rendah (sekitar kurang dari 42° di langit), ada hujan berlawanan dengan bulan, dan langit telah gelap. Kombinasi ini membuat moonbows jauh lebih jarang muncul daripada pelangi yang dihasilkan oleh matahari.

Sebuah lingkaran berwarna di sekeliling bulan bukanlah moonbow, dimana  pada saai itu posisi bulan berada pada titik 22 °. Lingkaran ini dihasilkan oleh pembiasan melalui kristal es heksagonal di awan cirrus. Lingkaran atau cincin berwarna di sekeliling bulan tersebut adalah korona, fenomena difraksi yang dihasilkan oleh tetesan air yang sangat kecil atau kristal es di awan.

3 thoughts on “Moonbows (Pelangi Bulan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s